Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat menggelar Bimtek Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar untuk melakukan analisis kesenjangan (gap analysis) terkait pemanfaatan Rapor Pendidikan dan PBD Satuan Pendidikan yang terbagi dalam 5 region sejak 30 Mei 2024. Peserta yang terlibat adalah Pengawas Sekolah, Penilik dan Dinas Pendidikan.
Pada hari Selasa 4 Juni 2024 Kegiatan di Region 2 dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya, M. Ayub, S.Pd. didampingi oleh Ketua Tim Kerja 4 Data dan Penjaminan Mutu, Edi Rasni, S.Si. Dalam sambutannya, M. Ayub, menegaskan bahwa pengawas sekolah adalah Lokomotif dan Sekolah Menjadi Gerbong dalam melaksanakan seluruh Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar. Pengawas harus selalu menperbarui kapasitas pemahaman sehingga dapat memberikan petunjuk bagi sekolah dampingannya.
Pada saat yang bersamaan di Kota Singkawang, kegiatan serupa dibuka oleh kepala BPMP Provinsi Kalimantan Barat, Iwan Kurniawan, S,Si., M.Si. Kepala BPMP mengapresiasi pengawas sekolah sebagai mitra strategis dan ujung tombak implementasi Merdeka Belajar di wilayah binaannya masing-masing. Harapannya dalam setiap pembinaan dan pendampingan yang dilakukan, Merdeka Belajar mempunyai dampak dan manfaat bagi ekosistem sekolah.
Bimbingan teknis bagi pengawas sekolah diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman, mengawal serta melaksanakan kebijakan Merdeka Belajar dengan benar. Peran pengawas menjadi sangat penting untuk memastikan pemerintah daerah, sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan agar mematuhi regulasi dan standar yang berlaku.
Maju Bersatu, Pendidikan Bermutu.



#bpmpkalbar #bpmpkalimantanbarat #reformasibirokrasi #wilayahbebaskorupsi #ziwbk #ziwbbm #zonaintegritas #wilayahbirokrasibersihmelayani #merdekabelajar #raporpendidikan #perencanaanberbasisdata #pbd #sekolahpenggerak #gurupenggerak #ekinerjaguru #ekinerjakepalasekolah #kurikulummerdeka #asesmennasional #pauddikdasdikmen




