Pontianak, 31 Mei 2024 - Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Bapak Aswin Wihdiyanto, ST, MA, melakukan kunjungan ke Balai Penenjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Barat pada Jumat (31/5). Kunjungan ini sekaligus menjadi momen penting dalam pertemuan bersama forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kalimantan Barat.
Beliau juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada teman-teman dari BBMP yang telah membantu dalam proses persiapan acara ini. Bapak Aswin mengungkapkan bahwa momen ini sangat dinanti-nantikan, mengingat sebelumnya beliau sempat bertemu dengan beberapa rekan-rekan pengelola PKBM di Provinsi Kalmantan Barat.
"Saat ini, saya sedang menjalankan tugas mentoring dan coaching di UPT kami. Bersama Kepala BPMP Kalbar, Iwan Kurniawan, S.Si., M.Si., kami membahas berbagai masalah yang terjadi dalam pelaksanaan pendampingan, baik kepada pemerintah maupun satuan pendidikan," ujarnya.
Lebih lanjut, Bapak Aswin menyampaikan arah kebijakan pembinaan pendidikan masyarakat yang ada di Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus. Ia juga berharap dapat menerima masukan dan refleksi dari Bapak/Ibu peserta pertemuan, terutama terkait tantangan yang dihadapi PKBM dalam memanfaatkan rapor pendidikan.
"Kemarin, saya mengundang SKB untuk membahas rapor pendidikan bagi teman-teman PKBM dan SKB-PKBM. Tujuannya adalah untuk benar-benar mendapatkan masukan tentang tantangan yang dihadapi oleh teman-teman PKBM dalam memanfaatkan rapor pendidikan dari berbagai perspektif," jelasnya.
Bapak Aswin menekankan bahwa ia terbuka untuk menerima masukan dan refleksi dari peserta pertemuan, tanpa membela diri. Diskusi diharapkan dapat memberikan wawasan dan solusi yang bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat.
Dalam penjelasannya, Bapak Aswin juga membahas perubahan struktural di direktorat yang beliau pimpin. Sebelumnya, direktorat ini dikenal sebagai Direktorat Pendidikan Luar Biasa, kemudian menjadi Direktorat Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, dan sekarang menjadi Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus. Beliau menjelaskan alasan di balik perubahan tersebut, termasuk distribusi tugas yang kini lebih terfokus.
"Dulu direktorat kami pertama itu Direktorat Pendidikan Luar Biasa, kemudian menjadi Direktorat Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, dan sekarang menjadi Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus. Kenapa isinya hanya kesetaraan dan keaksaraan? Karena di pendidikan masyarakat itu kan ada yang lain seperti pendidikan khusus, pemberdayaan perempuan, dan sebagainya. Sekarang, tugas-tugas tersebut terdistribusi ke direktorat lain yang tetap ada," ujar Bapak Aswin. Beliau juga menegaskan bahwa meskipun distribusi tugas telah berubah dari yang sebelumnya ada, semua bidang pendidikan masyarakat dan khusus tetap mendapatkan perhatian yang serius.
Pertemuan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana para peserta berkesempatan menyampaikan pertanyaan dan masukan mereka, yang dijawab dengan penuh perhatian oleh Bapak Aswin Wihdiyanto. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dan meningkatkan mutu pendidikan masyarakat di Kalimantan Barat.




#DirekturPMPK
#AswinWihdiyanto
#KunjunganBPMPKalbar
#PendidikanMasyarakat
#PKBMKalimantanBarat
#Kemendikbudristek
#PeningkatanMutuPendidikan
#KolaborasiPendidikan
#DiskusiPendidikan
#PendidikanKhusus
#BPMPKalbar
#MentoringCoaching
#RaporPendidikan
#PendidikanKesetaraan
#PemberdayaanPendidikan




